Setiap gaya kepemimpinan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Begitu pula dengan kepemimpinan partisipatif. Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu coba untuk memanfaatkan gaya kepemimpinan partisipatif di kantor: 1. Catat semua ide yang disarankan. Setiap ide pasti berguna, tapi mungkin tidak tepat untuk digunakan dalam Kepemimpinan otoriter telah menerima banyak kritik karena beberapa faktor: Secara historis, kepemimpinan otokratis telah dikaitkan dengan tiran dan diktator. Kepemimpinan otokratis telah menjadi gaya khas bagi pengawas yang tidak memiliki keterampilan, pelatihan dan pengalaman dan, tentu saja, memiliki kekurangan di tingkat komunikatif. Kepemimpinan transformatif menurut terkadang Burn (1978),dipertentangkan dengan model kepemimpinan transaksional. Kepemimpinan transaksional pada hakekatnya menekankan bahwa seorang pemimpin memiliki peran dalam menentukan apa yang perlu dilakukan para bawahannya untukmencapai tujuan organisasi. Disamping itu, pemimpin transaksional kepercayaan diri, motivasi dan kinerja. Kinerja melampaui harapan sangat berpotensi dihasilkan dari kepemimpinan transforma-sional (W ang and Courtright, 2011). Selain itu, ada pula kepemimpinan transaksional yang membangun hubungan dengan pengikut melalui pertukaran. Motivasi yang dibangun kepada para pengikutnya dengan cara Teori Kepemimpinan dalam Organisasi Dr. Meilani Hartono, S.Si., M.Pd. mhartono@binus.edu Masalah kepemimpinan telah muncul bersamaan dengan dimulainya sejarah manusia, yaitu sejak manusia menyadari pentingnya hidup berkelompok untuk mencapai tujuan bersama. Mereka membutuhkan seseorang atau beberapa orang yang mempunyai kelebihan-kelebihan daripada yang lain, terlepas dalam bentuk apa kelompok Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan Transaksional Wali Kelas di MAN 1 dan MAN 2 Pontianak dalam meningkatkan prestasi akademik dan non akademik. Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. .

kelebihan dan kekurangan kepemimpinan transaksional